Main Article Content
Abstract
Perencanaan pembangunan berdasarkan aspek kewilayahan membutuhkan tools untuk menentukan kebijakan kewilayahan. Data Inter Regional Input-Output (IRIO) dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebijakan perekonomian suatu wilayah. Tabel IRIO mampu memberikan informasi mengenai struktur ketergantungan sektoral (sectoral interdependency) maupun ketergantungan antarwilayah (regional interdependency). Studi ini dilakukan untuk menganalisis keterkaitan antar industri di Sulawesi Selatan dan menganalisis perekonomian Sulawesi Selatan dan hubungannya dengan wilayah lainnya menggunakan tabel Inter Regional Input-Output (IRIO) 2016 yang telah diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik pada tahun 2021 untuk mengidentifikasi industri unggulan dan dampaknya pada wilayah lainnya.Hasil analisis menunjukkan bahwa ada dua industri unggulan di Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu Pengadaan Listrik dan Gas dan Industri Pengolahan. Selanjutnya, analisis antar wilayah menunjukkan bahwa shock permintaan akhir di Provinsi Sulawesi Selatan berdampak besar terhadap perekonomian provinsi-provinsi di Pulau Jawa, khususnya DKI Jakarta. Di sisi lain, perekonomian Sulawesi Selatan sangat dipengaruhi oleh shock permintaan akhir di Provinsi Sulawesi Barat. Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi unggulan. Peluang untuk melakukan akselerasi pemulihan ekonomi dapat dilakukan pada industri unggulan seperti Industri Pengolahan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Astuti, T., & Parenta, T. (2018). Peranan Kegiatan Indus-tri Pengolahan Terhadap Pencemaran Lingkungan Di Sulawesi Selatan. Digilip Unhas. Makassar.
Badan Pusat Statistik. (2008). Kerangka Teori dan Ana-lisis Tabel Input-Output. BPS. Jakarta.
Badan Pusat Statistik. (2021). Berita Resmi Statistik : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II-2021. BPS. Jakarta.
Badan Pusat Statistik. (2021). Berita Resmi Statistik: Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Triwulan II-2021. BPS. Sulawesi Selatan.
bps.go.id. (2021). Tabel Inter Regional Input-Output Indonesia Transaksi Domestik Atas Dasar Harga Produsen Menurut 34 Provinsi dan 52 Industri, 2016 (Juta Rupiah). Diakses pada 25 Agustus 2021 dari https://www.bps.go.id/statictable/2021/04/30/2128/tabel-inter-regional-input-output-indonesia-transaksi-domestik-atas-dasar-harga-produsen-menurut-34-provinsi-dan-52-industri-2016-juta-rupiah-.html
Chenery, H.B., & Watanabe, T. (1958). International Comparisons of the Structure of Production. Econ-ometrica, 26(4), 487–521.
Chen, Z., Liu, Y., Zhang, Y., & Zhong, Z. (2020). Interre-gional Economic Spillover and Carbon Productivity Embodied in Trade: Empirical Study from the Pan-Yangtze River Delta Region. Environmental Science and Pollution Research, 28, 7390–7403.
Daryanto, A., & Hafizrianda, Y. (2010). Analisis Input-Output dan Social Accounting Matrix untuk Pem-bangunan Ekonomi Daerah. IPB Press. Bogor.
Putri, R. (2017). Analisis Perbandingan Sektor Ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan. UPT UNM. Makassar.
Rasmussen, P.N. (1958). Studies in Intersectoral Rela-tions. North-Holland PC. Amsterdam.
sulsel.go.id. (2021). Tabel Input-Output Provinsi Sulawesi Selatan Transaksi Domestik Atas Dasar Harga Produsen (52 Industri), 2016 (Juta Rupiah). Diakses pada 25 Agustus 2021 dari https://sulsel.bps.go.id/statictable/2021/05/28/317/-tabel-input-output-provinsi-sulawesi-selatan-transaksi-domestik-atas-dasar-harga-produsen-52-industri-2016-juta-rupiah-.html