Main Article Content
Abstract
Kekayaan yang dimiliki oleh rumah tangga dapat diidentifikasikan sebagai kekayaan bersih rumah tangga yang terbentuk dari aset riil dan aset keuangan dikurangi hutang. Paper ini bertujuan untuk mendeskripsikan kekayaan rumah tangga dan jenis-jenisnya, lalu menganalisis pengaruh kekayaan rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan provinsi di Indonesia periode 2010 hingga 2019. Metode estimasi yang digunakan adalah dengan regresi data panel. Hasil estimasi menunjukkan bahwa kekayaan rumah tangga signifikan berpengaruh terhadap pertumbuhan pendapatan riil per kapita yang merupakan proxy pertumbuhan ekonomi. Aset finansial berpengaruh positif terhadap pertumbuhan pendapatan riil per kapita, sedangkan kewajiban keuangan mempunyai dampak yang berlawanan. Semakin banyak beban hutang suatu rumah tangga, maka akan memperlambat pertumbuhan ekonomi. Ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia cukup stabil, sehingga kekayaan rumah tangga hanya mempunyai pengaruh yang kecil terhadap pengentasan ketimpangan. Aset finansial yang dimiliki oleh suatu rumah tangga berpengaruh positif terhadap ketimpangan, artinya aset finansial yang semakin tinggi hanya dikuasai oleh golongan masyarakat tertentu sehingga distribusi pendapatan semakin tidak merata.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Baltagi, Badi H. (2013). Econometric Analysis of Panel Data 5th Editon. New York: John Wiley and Sons.
Bertaut, C. (2002). Equity Prices, Household Wealth, and Consumption Growth in Foreign Industrial Coun-tries: Wealth Effects in the 1990s. FRB Internation-al Finance Discussion Paper No. 724.
Campbell, J. Y. (2006). Household Finance.Journal of Fi-nance, 61 (4). Hal 1553-1604.
Cooper, E., & Bird, K. (2012). Inheritance: A Gendered and Intergenerational Dimension of Poverty. Develop-ment Policy Review, 30(5), 527-541.
Cut, Nurul, A., Dia, M., Silvia, D., Ningrum, D., R., Ar-mintasari, Proambodo, Sularsi, dan Aji. (2019). Keterlilitan Utang Rumah Tangga, Studi terhadap Profil dan Risiko Konsumen Kartu Kredit dan Pin-jaman Online. Jakarta: Responsi Bank Indonesia.
Davies, J. B., Sandstrom, S., Shorrocks, A. B., & Wolff, E. N. (2011). The Level and Distribution of Global House-hold Wealth. The Economic Journal, 121(551), Hal 223-254
Fritzer, Friedrich. (2004). Financial Market Structure and Economic Growth: A Cross Country Perspective. Monetary Policy and The Economy 2nd Quarter, pp. 72-87.
Greco, S., Ishizaka, A., Matarazzo, B., & Torissi, G. (2018). Stochastic Multi-attribute acceptability analysis (SMAA): An Application to The Ranking of Italian Regions, Regional Studies, 52(4),585-600.
Guiso, L., & Sodini, P. (2013). Household Finance: An Emerging Field. Handbook of The Economics of Fi-nance – Vol. 2 (Hal 1397-1532). Elsevier.
Gujarati, D. (2012). Dasar-dasar Ekonometrika Edisi Li-ma, (diterjemahkan oleh: Mangunsong, R.C). Ja-karta: Salemba Empat.
Jantti, M., & Sierminska, E. (2007). Survey Estimates of Wealth Holdings in OECD Countries – Evidence on the Level and Distribution Across Selected Countries. UNU-WIDER Research Paper No.2007/17
Odoardi, I., & Pagliari, C. (2019). Household Wealth as a Factor of Economic Growth: A Case Study of Italy. Journal Contemporary Economics – Vol.14. Issue 3b (Hal 337-353). doi:10.5709/ce.1897-9254.408
Vecchi, G. (Ed). (2017). Measuring Wellbeing. A History of Italian Living Standards. Oxford: Oxfrod University Press.
Wolff, E. N. (1990). Methodological Issues in the Estima-tion of the Size Distribution of Household Wealth. Journal of Econometrics, 43(1-2), 179-195.
Xie, Y., & Jin, Y. (2015). Household Wealth in China. China Sociological Review, 47(3), 203-229.
https://ddtc.co.id/quarterlyreport/itqr-q2-2019/mobile/index.html#p=44 diakses 23 Desember 2020
https://www.bi.go.id/
https://www.bps.go.id/
https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/empat-penyebab-ketimpangan-di-indonesia-versi-bank-dunia/ diakses 23 Desember 2020