Main Article Content

Abstract

Sumber daya adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dalam sebuah bisnis, baik berupa bahan baku, Sumber daya Manusia,keuangan, dsb. Sebuah bisnis dituntut untuk bisa menyediakan dan mengelolahnya secara efektif dan efisien terhadap sumber-sumber daya yang ada untuk tetap berjalannya kegiatan operasional sebuah usaha.


Dibutuhkan berbagai strategi dengan melihat dua sisi, baik secara Eksternal (ekonomi makro), maupun secara internal (ekonomi mikro). Berdasarkan survey yang dilakukan oleh SBA (Small Business Administration) dikatakan bahwa ditahun ke-5 angka prosentase bisnis yang bertahan hanya sekitar 45-50% (https://www.paper.id). Kondisi-kondisi tersebut tidak terlepas dari bagaimana sebuah manajemen itu dibangun. Karena manajemen yang bagus merupakan salah satu faktor yang mengantarkan sebuah bisnis mampu bertahan dan maju, begitupun sebuah manajemen harus memperhatikan sisi ekonomi makro yaitu bagaimana lingkungan diluar perusahaan ikut mempengaruhi pengambilan keputusan bagi seorang pemimpin perusahaan, seperti kebijakan fiskal yang diterapkan oleh pemerintah, kondisi politik, dsb. Selain itu hal yang tak kalah penting yang harus diperhatikan adalah pengelolaan sumber-sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan secara optimal.


Target penjualan merupakan hal yang ingin dicapai oleh sebuah perusahaan, upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pengelolaan/manajemen yang baik, antara lain menyiapkan tenaga penjualan yang profesional. Tenaga penjualan perlu dibangun dan ditingkatkan kinerjanya agar menghasilkan produktivitas yang optimal. Dalam membangun kinerja yang bagus, berpikir postif bukanlah hanya konsep, namun faktor yang krusial dalam meningkatkan kinerja. Pikiran positif yang dimiliki oleh karyawan akan bisa menyelamatkan keberlangsungan hidup sebuah perusahaan, sebaliknya jika tingkat berpikir positif rendah, maka karyawan bagi perusahaan bisa menjadi musuh dari dalam yang setiap saat bisa menghancurkan perusahaan. Agar karyawan tidak menjadi boomerang, maka manajemen perlu mengolah, memoles karyawan menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi tantangan bisnis, salah satunya dengan memberi dukungan secara sosial, melalui appraisal, tangible, self esteem dan belonging support. Artikel ini merupakan artikel konseptual, yang menggambarkan bagaimana target penjualan bisa dicapai melalui produktivitas yang bagus,yang dibangun melalui pengoptimalan appraisal, tangible, self esteem dan belonging support dalam sebuah manajemen.

Article Details

How to Cite
Fitriana, F. (2022). Appraisal, Tangible, Self Esteem dan Belonging Support dalam Mempengaruhi Pencapaian Target Penjualan. Jurnal Ekonomi Dan Statistik Indonesia, 2(3), 264-269. https://doi.org/10.11594/jesi.02.03.03

References

Arifin, Y. 2011. 100% Bisa Selalu Berpikir Positif. Yogya-karta: DIVA Press.
Asmani, J.M. 2009. The law of positive Thingking. Yogya-karta: Grai Ilmu.
Alwi, S. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia, Strate-gi Keunggulan Kompetitif. Yogyakarta: BPFE UGM.
Cohen, S & Hoberman, H.M. 1983. Positive Events and Social Support as Buffers of Life Change Stress. Journal of Applied Social Psycology, 13(2),99-125.
Djaali. 2007. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi aksara.
Elfiky, I. 2009. Terapi berpikir positif. Jakarta: Zaman.
Fernald, l.D & Fernald, P.S. 1999. Introduction Topsy-chologi (5 th ed). India: A.I.T.B.S.Publisher & Dis-tributors.
Goldberger, L & Breznitz, S. 1982. Eds, Handbook of Strees: Theoretical and Clinicl Aspects. New York: Free Press.
Gunarsa, D.S. 2008. Psikologi Olahraga Prestasi. Jakarta: Gunung Mulia.
Ladianto, C. 2018. Pengaruh Kinerja Pegawai terhadap Produktivitas Organisasi pada Kantor Dinas Perin-dustrian dan Perdagangan Kab.Deli Serdang. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara. Medan.
Mangkunegara, P.A. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosda-karya.
Na’im, N.J. 2017. Pengaruh Berpikir Positif terhadap Mo-tivasi Berprestasi pada Santri Tahfidzul Qur’an di Pondok Pesantren Wallisongo Putri Cukir Jom-bang. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang.
Nur. 2002. Pentingkah Manajemen dalam Home Indus-try? (Kasus di PT. Bersama Parahiyangan). Jurnal Manajemen Maranatha, Volume 3.
Peale, N.V. 1992. Berpikir Positif. Surabaya:Binarupa Aksara. Ahli Bahasa, Budiyanto, F.X.
Robbins, S. 2006. Perilaku Organisasi PT. Indeks. Jakarta: Kelompok Gramedia.
Sarinah & Mardalena.2017. Pengantar manajeme. Yog-yakarta: Deepublish.
Sinungan, M. 2009. Produktivitas Apa dan Bagaimana. Solo: Bumi Aksara.
Small Business Administration. Kami Bertanya Kepada 700 Pelaku Usaha tentang Masalah Utama Bisnis Mereka, Hasilnya?.https://www.paper.id
Smet, B.1994. Psikologi Kesehatan. Jakarta: Gramedia Widiasarna Indonesia.
Sonia, Z. 2021. Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Kinerja Karyawan pada Masa Pandemic Covid-19 dengan Komitmen Afektif sebagai Variabel Media-si (Studi Kasus pada Perawat RSU Islam Klaten). Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Widya Dharma. Klaten.
Subhan. 2017. Pengaruh Motivasi Berprestasi terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjung Pinang. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritime Raja Ali Haji. Tanjung Pinang.
Suraida, E.W & Leonardo, T. 2021. Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Motivasi Berpres-tasi Siswa Tunarungu di Sekolah Inklusi. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental. http://e-journal.unair.ac.id/index.php/BRPKM.e-ISSN:2776-1851.
Sutarto. 1991. Dasar-Dasar Kepemimpinan Administrasi. Yogyakarta: UGM press.
Sutrisno, E. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia (Cetakan ke-8). Jakarta: Kencana.
Wibowo. 2016. Manajemen Kinerja Edisi Lima. Jakarta: Rajawali Press.